Diprotes Jukir, Larangan Tanda Parkir di Ondomohen Surabaya di Cabut

Sejak pekan lalu pihak Dishub memasang tanda larangan parkir di jalur utara jalan ondemohen, akibatnya sejumlah juru parkir di jalan Wali kota Mustajab hari ini melurug Dewan untuk mengajukan protes. Setelah melalui perbincangan yang alot di ruang komisi B, akhirnya Eddi Kadishub setuju dan bersedia mencabutnya malam ini.

SURABAYA (SPnews.com)-
Larangan parkir di ruas  utara jalan Wali kota Mustajab akhirnya dicabut kembali oleh Dinas Perhubungan.  Parkir kendaraan diperbolehkan kembali di dua ruas jalan legendaris dengan nama Ondemohen itu.

"Nanti malam saya akan cabut kembali rambu larangan parkir yang sudah terpasang," tegas Kadishub, Edy,Senin(3/9) saat hearing dengan komisi B dan masyarakat tukang parkir dan pengusaha di jalan yang terkenal dengan pusat kuliner dan parcel ini.

Namun demikian pencabutan larangan parkir tersebut mendapatkan syarat agar para juru parkir menertibkan diri dalam melakukan usaha parkirnya. Pihak Dishub memberikan ketentuan baru dengan mawajibkan parkir pararel untuk kendaraan roda empat dan area parkir khusus untuk roda dua.

"Jangan lagi parkirnya semarwut sehingga menutupi jalan, selain itu jangan juga menggunakan trotoar sebagai area parkir, mau kemana pejalan kaki," tegas Edy kepada para juru parkir yang kemarin hadir.

Dishub Surabaya juga akan membuat batas area parkir bagi roda empat dan roda dua.

"Nanti malam akan saya buatkan marka parkirnya, silahkan parkir di area yang dibuat," tegasnya.

Komisi B sendiri menyatakan setuju dengan langkah Dishub mencabut larangan parkir di jalan Ondemohen tersebut.

"Kalau dilarang parkir terus akan di mana parkirnya, ini bisa mematikan usaha masyarakat di sana. Namun demikian para juru parkir juga harus taat aturan, harus tertib jangan mengganggu lalu  lintas," tegas ketua Komisi B, M.Machmud.

Langkah Dishub mencabut larangan parkir ini, pada pertemuan kemarin disepakati sebagai solusi sementara untuk mengatur jalan Wali kota Mustajab yang cukup ramai di jam-jam sibuk. Dishub akan melakukan evaluasi untuk membuat rekayasa baru bagi lalu lintas yang melewati Ondemohen.

"Usulan satu arah bisa menjadi solusi, kita akan kaji lebih dahulu. Tapi yang pasti akan ada rekayasa baru," terang Edy. (q cox)


Share Oleh :


0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)