Meski Berat, KPUD Surabaya Siap Verifikasi Seluruh Partai

Dengan mengerahkan seluruh staf yang ada, KPUD Surabaya tetap merasa siap melaksanakan tugas verifikasi seluruh partai yang mendaftar hingga akhir Desember 2012 meski secara quantity merupakan salah satu daerah dengan penduduk terbesar dan tak sebanding dengan jumlah tenaga yang tersedia di kantor KPUD Surabaya.

SURABAYA (SPnews.com)-
Sebagai kota terbesar kedua di Indonesia dengan jumlah penduduk terbesar, kerja verifikasi faktual partai peserta Pemilu 2014 akan sangat berat, namun KPU Surabaya menyatakan siap melaksanakannya sesuai jadwal.

"Kalau dihitung dari jumlah penduduk dan syarat random verifikasi faktual yang harus dilakukan memang cukup berat, apa lagi kami hanya berjumlah 28 orang. Namun kami siap melaksanakannya sesuai jadwal," aku komisioner KPU  Eko Walujo Swardiyono.

Menurut Eko, sebenarnya KPU di daerah hanya bertugas melakukan verifikasi faktual atas partai yang dinyatakan lolos verifikasi KPU Pusat. KPU daerah hanya melakukan verifikasi alamat dan pengurus di tingkat daerah sampai tingkat kecamatan sesuai berkas verifikasi yang masuk.

Namun yang cukup berat adalah verifikasi faktual atas syarat dukungan. Dalam UU Pemilu, syarat dukungan adalah 1000 penduduk atau seper seribu jumlah penduduk berdasarkan KTP dan KTA. Berkas dukungan yang masuk ini, lanjut Eko akan diverifikasi faktual sebesar 10% dari berkas yang masuk secara random.

"Jadi kalau satu partai memasukkan 1000 KTP maka akan diverifikasi 100 KTP. Jika partai yang lolos 20 partai saja maka kami harus memverifikasi 2000 KTP," terang Eko.

Verifikasi pendukung minimal ini, lanjut Eko, harus dilakukan door to door. Sehingga dengan kekuatan 28 orang di KPU Surabaya setiap hari harus terverifikasi 120 orang.

"Tapi kami sudah menyiapkan metode dan jadwalnya," kata Eko yang juga menyatakan pihak KPU daerah tidak diperbolehkan menggunakan tenaga di luar lembaga KPU.

Namun di sisi lain Eko menyebut kemungkinan besar partai pend aftar Pemilu 2014 akan melakukan berbagai cara agar lolos verifikasi, salah satunya memperkuat berkas verifikasi di daerah-daerah yang berpenduduk sedikit.

"Syarat pendukung minimal adalah cukup berat, jadi kami kira partai justru akan memperkuat syarat verifikasi di daerah dengan penduduk sedikit, sehingga jumlah KTP/KTA yang diserahkan tidak besar," terang Eko.

Sebagai contoh untuk untuk kota Mojokerto, lanjut Eko, partai hanya disyaratkan menyerahkan sekitar 120 KTP dan KPU hanya memverifikasi 12 orang saja. Jika hal ini terjadi, kata Eko, maka kota Surabaya akan diuntungkan dengan julah partai yang harus diverifikasi lebih sedikit. (q cox, G)

Share Oleh :


0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)